<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Info pelatihan - pelatihan public speaking bandung</title>
	<atom:link href="https://personapublicspeaking.com/tag/pelatihan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://personapublicspeaking.com/tag/pelatihan/</link>
	<description>Pelatihan Public Speaking Bandung - Online</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Sep 2024 07:29:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>

<image>
	<url>https://personapublicspeaking.com/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-1-32x32.png</url>
	<title>Info pelatihan - pelatihan public speaking bandung</title>
	<link>https://personapublicspeaking.com/tag/pelatihan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cara Menghilangkan Trauma Masa Lalu</title>
		<link>https://personapublicspeaking.com/cara-menghilangkan-trauma-masa-lalu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2024 07:29:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Public Speaking]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[kelas public speaking]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan public speaking]]></category>
		<category><![CDATA[public speaking]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Public Speaking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://personapublicspeaking.com/?p=1813</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tidak percaya diri tampil karena trauma masa lalu ? Sejak Persona Public Speaking berdiri, kami menemukan ragam cerita tentang alasan-alasan yang membuat orang takut berbicara di depan umum. Satu diantaranya karena pengalaman traumatis yang terjadi di masa lalu. Kejadiannya sudah lama terjadi, namun ingatannya terus melekat. Tanpa sadar, pikiran terprogram jika melakukan hal yang sama [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://personapublicspeaking.com/cara-menghilangkan-trauma-masa-lalu/">Cara Menghilangkan Trauma Masa Lalu</a> appeared first on <a href="https://personapublicspeaking.com">Persona Public Speaking</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Tidak percaya diri tampil karena trauma masa lalu ? Sejak Persona Public Speaking berdiri, kami menemukan ragam cerita tentang alasan-alasan yang membuat orang takut berbicara di depan umum.</p>



<p>Satu diantaranya karena pengalaman traumatis yang terjadi di masa lalu. Kejadiannya sudah lama terjadi, namun ingatannya terus melekat. Tanpa sadar, pikiran terprogram jika melakukan hal yang sama (tampil di depan umum), hal buruk akan kembali terjadi.</p>



<p>Seorang teman di Wedding Organizer menceritakan pengalamannya saat SD.</p>



<p>Dulu dia orangnya PD dan senang berbicara. Namun cukup satu kejadian yang membuat dia menjadi tidak PD dan trauma.</p>



<p>Kejadiannya saat dia dan teman-temannya menantikan guru masuk ke kelas. Saat terjadi kekosongan, otomatis kelas menjadi gaduh khas anak SD.</p>



<p>Singkat cerita, anak ini melihat ibu guru datang dan berinisiatif ngasih tahu teman-temannya agar bersiap. Yang dia lakukan adalah naik ke atas meja dan berteriak, &#8220;woiii bu guru datang&#8221;. Ternyata suaranya di dengar oleh bu guru dan ia kena marah sambil mulutnya di tutup.</p>



<p>Sejak kejadian itu, ia menjadi tidak percaya diri.</p>



<p>Saya pun sama, pernah punya kejadian traumatis. Mungkin Anda pun sama.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hal sederhana yang perlu dilakukan</h2>



<p>Lalu, apa yang perlu dilakukan ? Ada 3 hal yang mulai Anda biasakan agar pengalaman traumatis tadi menjadi lebih bersahabat.</p>



<p><strong>1. MENERIMA</strong></p>



<p>Ini bagian paling sulit, menerima apa yang sudah terjadi. Kejadian yang sudah terjadi tidak bisa terulang. Tugas kita mengikhlaskan.</p>



<p><strong>2. JADIKAN PEMBELAJARAN</strong></p>



<p>Ada pembelajaran dari setiap kejadian. Coba amati, pelajaran apa saja yang sudah Anda dapatkan dari kejadian tersebut. Boleh jadi, proses pendewasaan Anda pun terjadi karena kejadian masa lalu.</p>



<p><strong>3. BERIKAN MAKNA BARU DAN COBA TAMPIL</strong></p>



<p>Sudah saatnya Anda memberikan makna baru dengan kejadian yang serupa. Kejadian masa lalu dan masa kini berbeda, Tak mungkin terulang.&nbsp;</p>



<p>Ketika Anda mencoba, apakah akan gagal ? Apakah saat Anda maju, akan disalahkan ? Lalu saat tampil, apakah akan selalu dilarang ?</p>



<p>Tidak ! Karena anda berhak tampil. Anda layak untuk tampil.</p>



<p>Sejatinya, traumatis terjadi bukan karena kejadian atau pelaku yang terlibat. Namun justru kita sendiri yang seringkali salah memberi makna dan terus mendramatisir.</p>



<p>Maka, terimalah semua kejadiannya dan mulai susun kepingan kisah indah yang baru. </p>



<p>Di Persona public speaking, merupakan tempat pelatihan public speaking bandung, diajarkan bermacam teknik public speaking yang handal. Karena Persona public speaking memiliki trainer berpengalaman lebih dari 11 tahun dalam melatih skill public speaking, bisa secara online maupun offline.</p>
<p>The post <a href="https://personapublicspeaking.com/cara-menghilangkan-trauma-masa-lalu/">Cara Menghilangkan Trauma Masa Lalu</a> appeared first on <a href="https://personapublicspeaking.com">Persona Public Speaking</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Tingkatan Cerita Untuk Presentasi</title>
		<link>https://personapublicspeaking.com/mengenal-tingkatan-cerita-untuk-presentasi/</link>
					<comments>https://personapublicspeaking.com/mengenal-tingkatan-cerita-untuk-presentasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2024 04:56:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Public Speaking]]></category>
		<category><![CDATA[kelas public speaking]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[public speaking]]></category>
		<category><![CDATA[tips bercerita]]></category>
		<category><![CDATA[tips presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Public Speaking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://personapublicspeaking.com/?p=1685</guid>

					<description><![CDATA[<p>Story telling atau cerita merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan agar presentasi semakin powerful. Bahkan, Bryan Stevenson, salah satu pembicara di TED, menggunakan cerita hampir 60% dalam presentasinya. Hasilnya? Bryan mendapatkan standing ovation terlama sepanjang sejarah TED Talk. Lalu cerita seperti apa yang bisa dihadirkan saat presentasi? Ada 4 tingkatan cerita yang bisa Anda [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://personapublicspeaking.com/mengenal-tingkatan-cerita-untuk-presentasi/">Mengenal Tingkatan Cerita Untuk Presentasi</a> appeared first on <a href="https://personapublicspeaking.com">Persona Public Speaking</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Story telling atau cerita merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan agar presentasi semakin powerful. Bahkan, Bryan Stevenson, salah satu pembicara di TED, menggunakan cerita hampir 60% dalam presentasinya.</p>



<p>Hasilnya?</p>



<p>Bryan mendapatkan standing ovation terlama sepanjang sejarah TED Talk.</p>



<p>Lalu cerita seperti apa yang bisa dihadirkan saat presentasi?</p>



<p>Ada 4 tingkatan cerita yang bisa Anda pahami ketika akan presentasi.</p>



<p>Saya akan jelaskan dari yang pengaruhnya paling kuat.</p>



<p>1. <strong>CERITA PRIBADI</strong></p>



<p>Kisah personal memiliki pengaruh terkuat karena kita sendiri yang merasakan langsung ceritanya.</p>



<p>2. <strong>CERITA ORANG TERDEKAT</strong></p>



<p>Cerita orang terdekat bisa keluarga atau teman. Pengaruhnya kuat karena kita menjadi saksi langsung dari kisahnya.</p>



<p>3. <strong>CERITA TOKOH</strong></p>



<p>Biasanya kita tahu cerita tokoh dari buku yang dibaca atau cerita dari orang lain.</p>



<p>Misalnya Steve Jobs.</p>



<p>4. <strong>CERITA FIKSI</strong></p>



<p>Cerita ini cocoknya untuk anak-anak. Tujuannya untuk merangsang imajinasi. Namun untuk orang dewasa, cerita fiksi kurang relate dengan dunia nyata.</p>



<p>Itulah 4 tingkatan cerita yang bisa Saya jelaskan.</p>



<p>Saran saya, mulai saat ini kumpulkan cerita pribadi sebanyak mungkin agar bisa jadi senjata ampuh saat presentasi.</p>



<p>Persona public speaking, yang merupakan tempat pelatihan public speaking bandung memiliki trainer berpengalaman lebih dari 11 tahun dalam melatih skill public speaking, skill MC agar semakin tajam. Pelatihan bisa dilakukan secara online maupun offline.</p>



<p>Selamat bercerita.</p>
<p>The post <a href="https://personapublicspeaking.com/mengenal-tingkatan-cerita-untuk-presentasi/">Mengenal Tingkatan Cerita Untuk Presentasi</a> appeared first on <a href="https://personapublicspeaking.com">Persona Public Speaking</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://personapublicspeaking.com/mengenal-tingkatan-cerita-untuk-presentasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
